Proyek TPS-3R di 15 Desa Dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh

oleh

SUNGAIPENUH – Ketua umum LSM Fakta, Gusparman, melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang dan dugaan korupsi proyek TPS-R, ke Kejaksaan Negeri Sungaipenuh, Rabu (25/1).

Adapun proyek TPS-3R yang dilaporkan tersebut tersebar di 15 desa dalam wilayah Kota Sungaipenuh yang dibangun tahun 2022 lalu.

“Hari ini, Rabu 25 Januari 2023 kita secara resmi melaporkan dugaan penyalahgunaan ADD dan DD yang dipergunakan untuk proyek TPS-3R,” ujar Gusparman dikantor Kejaksaan Negeri Sungaipenuh.

Menurut Gusparman, pelaksanaan proyek tersebut dilakukan terburu – buru, dan diduga tidak sesuai dengan keinginan masyarakat yang dituangkan didalam RKPDes. Kemudian dalam pelaksanaannya juga dinilai tidak sesuai dengan petunjuk teknis dari TPS-3R itu sendiri.

“Proyek ini dibuat tanpa adanya kajian dan terburu – buru. Diduga beli tanah tanpa adanya KJPP, kegiatan yang semestinya dibuat oleh Kasi di desa dibuat oleh PU. TPS-3R mana ada pakai mesin pembakar, malah beli mesin pembakar,” ujarnya.

“Adapula bangunan TPS-3R itu dibangun di Desa lainnya radiusnya lebih dari 1 KM yang diatur dalam Juknis. Banyak lagi lainnya, termasuk pembelian mesin pencacah yang diduga harganya tidak wajar,” ujarnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *