Kualitas Beton K-200 Slof Bawah dan Tiang Proyek Rp 1,7 M Puskesmas Kumun Diragukan

oleh

SUNGAIPENUH – Pekerjaan proyek pembangunan Puskesmas Kumun Debai disorot. Proyek yang dikerjakan oleh perusahaan CV. Jaya Utama Mandiri bersumber dari APBD Kota Sungaipenuh sebesar Rp 1,76 Milyar perlu diuji kualitas beton bertulang pada pondasi slof bawah dan tiang.

Pasalnya, berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) kualitas beton untuk slof bawah dan tiang dengan kualitas K-200.

Campuran Beton K 200 Manual f’c 17 Mpa. Berdasarkan Standar SNI Nomor 7394 Tahun 2008, Komposisi campuran beton k 200 Manual atau Site Mix yakni meliputi: Semen 352 kg. Pasir Beton 731 kg. Kerikil 1031 kg.

“Jika dilihat pekerjaan slof bawah dan tiang kita sangat meragukan bahwa mutu beton yang dihasilkan K-200. Kita minta kepada PPK dan PPTK untuk melakukan pengujian tiang bentonnya. Apalagi jarak pemasangan besi cincin lebih dari 20 cm dilakukan oleh rekanan. Kita ada punya buktinya,” ujar Yudi Hermawan Direktur LSM Reaksi.

Ditambahkannya, yang nyata rekanan melanggar ketentuan yang merugikan keuangan negara adalah para pekerja tidak dilengkapi oleh perlengkapan K3 yang sudah disediakan anggarannya didalam RAB.

Dilapangan, kata dia, pekerja tidak menggunakan perlengkapan pengamanan kerja, hal ini terlihat semua pekerja hanya memakai baju biasa saja tanpa memakai helm pelindung, rompi, sepatu keselamatan dan masker,” ujarnya.

Padahal didalam RAB telah dianggarkan untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), seperti
Topi Pelindung (Safety Helmet) Bh
10,00, Pelindung Pernafasan dan Mulut (Masker) Bh,10,00, Sarung Tangan Karet (Safety Gloves) Psg, 10,00, Sepatu Keselamatan Karet pasang
5,00, Sepatu Keselamatan Kulit Psg10,00, Rompi Keselamatan (Safety Vest) Bh, 10,00 dan Kotak P3K Ls
1,00. tegasnya

Azwarman Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh saat dikonfirmasi melalui Whatshapp (WA) Kamis (22/9/2022) mengatakan terima kasih atas informasinya sudah mengingatkannya.

Dia mengaku akan memerintahkan PPK dan Konsultan pengawas agar menegaskan Kepada pihak rekanan (CV Jaya Utama Mandiri) untuk mengerjakan sesuai dengan RAB. kata Azwarman.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *