Tangan Dingin Bakri : Keluar Dari Masa Sulit, PAN Kembali Menuju Kejayaan di Provinsi Jambi  

oleh
SUNGAIPENUH – “Dalam membesarkan Partai PAN ini, saya tidak ingin hanya 1 lampu saja yang menyala, akan tetapi semua lampu harus menyala, sehingga partai PAN ini semakin terang” itulah ungkapan H. Bakri saat pertama kali menduduki kursi ketua DPW PAN Provinsi Jambi dihadapan para kader PAN mulai dari Provinsi hingga ke Desa – Desa.
Saat itu, PAN provinsi Jambi menghadapi masa sulit, ‘Tsunami politik’ yang sangat keras menghantam partai berlambang matahari tersebut. Itu disebabkan bekas Ketua DPW PAN yang juga Gubernur Jambi Zumi Zola menghadapi proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap uang ketok palu APBD Provinsi Jambi. Paska kejadian tersebut, situasi di internal PAN tidak menentu, apalagi PAN menghadapi hajatan besar di Pilkada Kerinci dan menghadapi persiapan Pemilu 2019.
Secara perlahan – lahan, kinerja H. Bakri mulai menampakkan titik terang dan keluar dari masa sulit. PAN memenangi Pilkada Kabupaten Kerinci dengan mengusung kader sendiri Adirozal dengan kader PPP Ami Taher.
Dalam menghadapi pemilu 2019 lalu, kebangkitan PAN mulai tampak, partai besutan Zulkifli Hasan ini berhasil menambah jumlah kursi di DPRD Provinsi Jambi dari 5 kursi menjadi 7 kursi. Demikian juga kursi PAN di Kabupaten Kota juga mengalami kenaikan yang besar. Dan juga nyaris mendudukkan dua wakilnya dikursi DPR- RI.
Kejayaan dan kebesaran PAN di provinsi Jambi semakin terang. Keputusan H. Bakri memajukan kader murni di 5 Pilkada Kabupaten dan Kota di provinsi Jambi membuat kejayaan PAN semakin nyata.
3 dari 5 kader murni PAN yang diusung berhasil terpilih menjadi Bupati dan wakil Bupati. Menariknya, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang merupakan basis PDI-Perjuangan, kader PAN Anwar Sadat dan Khairan berhasil memenangi Pilkada.
Wakil Ketua DPW PAN Provinsi Jambi Hambali mengungkapkan, ketua DPW PAN Provinsi Jambi telah berhasil membawa PAN di provinsi Jambi keluar dari masa sulit. Bahkan, mampu mendongkrak elektabilitas partai. Ia merasa budaya turun ke lapangan dan lebih mengedepankan kekompakan kader partai yang dilakukan Bakri dianggap menjadi alasan bertahannya dan malah bertambahnya suara PAN
“Apa yang dilakukan Pak Haji Bakri mampu membawa PAN  keluar dari masa sulit hingga bisa berhasil menempatkan dalam capaian saat ini,” ujarnya
Menurutnya, kepemimpinan H. Bakri mampu menunjukkan  ketahanan tinggi dalam menghadapi kesulitan.
“Langkah, kebijakan, dan strategi yang telah dilakukan oleh Pak Haji dengan menggerakkan semua kader telah mampu membalikkan keadaan dan mematahkan berbagai prediksi banyak orang yang memperkirakan PAN di provinsi Jambi akan habis,” ujarnya
“Alhamdulillah, berkat kekompakan, kerjasama yang baik dan kerja keras semua kader dibawah ketua H. Bakri PAN kembali bangkit,” terangnya
Ia mengungkapkan H. Bakri juga mengembangkan kembali tradisi konsolidasi secara partisipatif turun ke bawah mengajak pimpinan dan kader partai untuk bersama – sama membesarkan PAN. Demikian juga, PAN tidak pernah melupakan pendiri PAN dinprovinsi Jambi. Seluruh kader digerakkan untuk melakukan kunjungan dan meminta nasehat dari sesepuh atau pendiri PAN.
“Insya Allah Partai PAN di Provinsi Jambi hingga saat ini masih solid dan kami akan pertahankan terus kebersamaan itu.
Kami menyadari dan sudah membuktikan bahwa soliditas serta kekuatan bersama adalah modal penting untuk membangun kembali kejayaan PAN di provinsi Jambi,” ucapnya.
Ditambahkannya, sesuai dengan petunjuk, arahan dan kesepakatan DPW PAN dan DPD Kabupaten Kota, lanjutnya, H. Bakri mengharapkan DPD PAN Kabupaten dan Kota untuk terus melakukan konsolidasi internal, serta terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dibawah.
“Beliau (Bakri) meminta kepada DPD PAN untuk menjaga kekompakan, terus melakukan konsolidasi dan menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat bawah,” terang Hambali wakil Ketua DPW PAN yang membidangi bagian Humas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *