Festival Kerinci Digelar November, Ini Rangkaian Kegiatan Hingga Penutupan

oleh

KERINCI-Event berskala Nasional Festival Kerinci kembali digelar di Bumi Sakti Alam Kerinci. Jadwalnya mulai tanggal 3 sampai 7 November 2019, mendatang.

Namun rangkaian acara akan dimulai dengan beberapa kegiatan pra Festival Kerinci, yakni mulai tanggal 1 November.

“Saat ini persiapan sudah semakin matang. Pada Festival kali ini, kita menyebar 1.500 undangan, mulai kementerian, provinsi dan kabupaten/kota tetangga, HKK, bahkan luar negeri seperti Malaysia,” ungkap Kadis Budpar Kerinci, Ardinal, Selasa (8/10).

Berdasarkan informasi dari Disbudpar Kerinci, adapun rangkaian kegiatan selama Festival Kerinci yakni :

  1. Arum Jeram di Sungai Batang Merangin dimulai pada masa pra Festival 1 November, dan berakhir pada 5 November. Arum jeram akan diikuti peserta dari 24 provinsi.
  2. MTB (sepeda gunung), digelar 2 November. Sepeda gunung memperebutkan piala Kementerian Pariwisata, dan dikelola Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Jambi, bertempat di Kabupaten Kerinci untuk kedua kalinya, dan diikuti atlit nasional dan internasional. Para pemenang akan berkumpul pada pembukaan Festival tanggal 3 November.
  3. Atraksi Paralayang juga ikut memeriahkan Festival Kerinci pada pembukaan. Atraksi Paralayang bekerjasama dengan Kodim 0417 Kerinci.
  4. Pembukaan Festival Kerinci, digelar 3 November, berpusat di Dermaga Danau Kerinci. Seluruh tamu undangan akan hadir, dan akan menampilkan beberapa kesenian dan budaya. Di siang hari, juga akan digelar pameran di lapangan PTPN6 Kayu Aro, dan dipersiapkan 38 stand pameran.
  5. Lomba seni budaya 16 kecamatan se-Kabupaten Kerinci, juga menampilkan kesenian dari daerah tetangga. Kegiatan ini digelar 4 November di Dermaga Danau Kerinci.
  6. Resepsi nikah massal gratis. Digelar pada 5 November di Dermaga Danau Kerinci, dan akan diikuti pasangan pengantin, minimal 5 pasangan dan maksimal 10 pasangan pengantin per kecaman. Acara akan diisi dengan jamuan kuliner tradisional khas Kerinci dan penampilan seni budaya.
  7. Petik teh massal sekaligus memecah rekor MURI, pada 6 November, di perkebunan teh Kayu Aro. Kegiatan ini akan diikuti sebanyam 3.805 orang, dan akan membentuk formasi kata Kerinci dengan atribut berwarna-warni. Juga menampilkan kesenian lokal dan luar daerah seperti Mukomuko, Sumbar, dan ISI Padang Panjang.
  8. Penutupan Festival Kerinci di Dermaga Sanau Kerinci, pada 7 November, sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba. Penutupan akan digelar pada pukul 13.00 Wib siang. Dan pada malam harinya kegiatan dilanjut penyambutan atlit Tour de Singkarak, di Mess Pemda Kerinci di Kayu Aro.

“Selama Festival Kerinci berlangsung, pemerintah tidak memungut dan mengeluarkan kercis retribusi dan parkir seluruh objek wisata milik pemerintah Kabupaten Kerinci. Semuanya gratis, mulai Air Terjun Telun Berasap sampai Danau Kerinci gratis,” tegas Ardinal.(d3r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *