Wako AJB Dorong PDAM Tirta Khayangan Terus Berkembang

oleh
Wako AJB saat meninjau fasilitas pengolahan air PDAM

AJB Tinjau Fasilitas PDAM dan Serahkan SK Seluruh Karyawan

SUNGAIPENUH-Walikota H Asafri Jaya Bakri (AJB) terus bergerak secara serius dan teratur mendorong agar BUMD PDAM Tirta Khayangan segera beroperasi, pasca penyerahan aset dari PDAM Tirta Sakti Kerinci.

Usai melantik Direktur utama PDAM Tirta Khayangan yang dipercayakan kepada Hamdani SE, kali ini  Walikota dua periode tersebut menyambangi langsung Kantor Unit PDAM Tirta Khayangan  di Simpang Tiga Hamparan Rawang, dalam rangka menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang penempatan karyawan PDAM Tirta Khayangan, Kamis (1/3).

Wako AJB juga turut menyaksikan secara langsung dan ikut menandatangani komitmen bersama karyawan PDAM yang berisi tekad menjadikan PDAM Tirta Khayangan sebagai perusahaan yang mandiri, sehat dan berintegritas dalam melayani pelanggan.

Dalam arahannya dihadapan karyawan PDAM Tirta Khayangan, Wako AJB mengungkapkan komitmen dan keseriusan Pemkot Sungai Penuh dalam mewujudkan pendirian perusahaan air minum milik sendiri.

“Pada Tahun 2018 ini Pemkot telah mengucurkan dana  Rp 1 M untuk biaya operasional Tirta Khayangan, ini adalah bentuk keseriusan kita mengembangkan perusahaan satu  satunya yang ada di Kota Sungai Penuh,”kata Wako.

Foto bersama Wako dengan pimpinan dan seluruh karyawan PDAM Tirta Khayangan Sungaipenuh

Ditambahkan Wako AJB, air adalah sumber kehidupan. Karyawan yang bertugas pada PDAM Tirta Khayangan harus mampu mengembangkan perusahan ini dengan baik.

“87 orang karyawan merupakan pondasi atau peletak batu pertama perusahaan ini.  Apabila pondasi ini berdiri tegap perusahan ini akan maju, artinya maju mundurnya PDAM Tirta Khayangan tergantung dari bapak dan ibuk karyawan semua,”tegasnya.

Wako AJB menambahkan bahwa lebih kurang 1700 sambungan air yang masuk kerumah masayarakat di Kota Sungai Penuh tidak bisa menaikkan profit PDAM, hal ini dikarenakan banyak pipa yang sudah tua dan bocor serta sambungan illegal sehingga pasokakan air menjadi berkurang.

“Masyakat Kota Sungai Penuh kehilangan air 50 persen, ini adalah tantangan bagi PDAM Tirta Khayangan. Tentu butuh kerja keras, kerja cerdas untuk memajukan perusahaan ini,”sebut Wako.(d3r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *